Selamat Datang di Blog SMART ONE Corp. Bila Anda Butuh Jasa Penyelenggaraan Pendidikan Maupun Event Organizer Bisa Hub Kami: 021-93208484 atau 0812-83810066. Terima Kasih
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Maret 2013

Pembelajaran Entrepreneurship

0 komentar

Bagi orang-orang yang hendak menekuni dunia entrepreneurship, berbagai macam kendala dari lingkungan sekitar dan dari dalam diri sendiri harus diatasi terlebih dahulu. Di antara begitu banyak keterbatasan tersebut, masalah akses menuju sumber-sumber pembelajaran wirausaha atau entrepreneurship di sekitar mereka bisa jadi salah satu yang paling banyak ditemui. Jika Anda termasuk orang-orang yang ingin belajar tentang entrepreneurship tetapi bingung untuk menemukan sumber belajar yang tepat, berikut ini adalah tiga opsi sumber pembelajaran entrepreneurship yang bisa Anda pilih.
Pengalaman
Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Belajar lewat pengalaman, eksperimen, keberhasilan dan kegagalan menjadi sumber belajar yang sangat kaya. Para entrepreneur andal hampir selalu menggunakan cara ini. Kendalanya mungkin ialah biaya atau pengorbanan yang harus dilakukan sangat besar.

Menurut David Kolb, kemampuan dan proses untuk melakukan refleksi pengalaman sangat dibutuhkan oleh seseorang agar mampu menarik hikmah dari pengalaman. Urutan berikutnya ialah merumuskan atau menyimpulkan, melaksanakan pengujian atas simpulan yang diraih, dan kembali peristiwa mengalami. Kelemahan sumber belajar dengan melalui pengalaman ialah banyak orang yang cenderung melewatkan pengalaman begitu saja tanpa bisa mempelajari sesuatu yang berharga. Mereka gagal melakukan refleksi, lalai dalam pembuatan simpulan, dan tidak bertekad untuk menguji kembali simpulan tersebut.

Penerapan prinsip pembelajaran melalui pengalaman bisa dilaksanakan dalam dua cara. Dua cara tersebut ialah simulasi dan proyek. Pertama harus dirancang sebuah rencana kegiatan. Kemudian saat proses mengalami, Anda harus mencatat pengetahuan dan perasaan yang muncul. Pasca-proses mengalami, Anda tidak lupa harus menyusun sebuah laporan, analisis hasil dan simpulan tentang semua proses yang dilalui.

Jejaring sosial
Di tengah maraknya penggunaan internet, jejaring sosial muncul sebagai sebuah medium yang berpotensi besar dalam menyebarkan informasi dan pengalaman berwirausaha. Di dalam belantara jejaring sosial Anda tidak hanya bisa menemukan teman-teman baru dan lama tetapi juga konsumen atau calon konsumen, supplier (yang bisa dijadikan mitra usaha), pembimbing yang menjadi pemimpin dalam bidang industri yang hendak Anda tekuni, dan para pakar.

Untuk memaksimalkan penggunaan jejaring sosial sebagai sumber pembelajaran entrepreneurship, lakukan kegiatan entrepreneurial yang berhubungan dengan layanan konsumen, marketing dan sebagainya. Dengan menggunakan jejaring sosial, konsumen dapat dilibatkan dalam berbagai fase usaha, mulai dari pengembangan produk, uji produk, hingga umpan balik peluncuran bisnis baru Anda kelak. Jejaring sosial juga berperan sebagai alat untuk mengenali siapa saja yang menjadi target penjualan Anda, yang menjadi salah satu aspek vital dalam usaha.

Sumber formal
Sumber belajar secara formal banyak jenisnya. Sebagian entrepreneur menggunakan program bergelar dan non-gelar untuk mendapatkan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengelola usaha yang semakin menuntut fokus. Berbagai seminar digelar oleh banyak institusi. Pengusaha akan memanfaatkan kehadiran di suatu seminar untuk mendapatkan jawaban atas masalah yang dihadapi dan memperkaya modal sosialnya. Hasil penelitian dan pengalaman di dalam dan luar negeri dapat diperoleh dari buku, majalah, internet, dan terbitan lain di perpustakaan
Read more...

Senin, 12 November 2012

Perjanjian Kerja Sama

0 komentar
Berikut surat perjanjian kerja sama antara SMP-IT Avicenna dengan Smart One.

Read more...

Kamis, 08 November 2012

Motivasi Bisnis; Si Lalat dan Lebah

0 komentar
Dua orang bisnismen yang bernama pak A bisa dikatakan belum sukses atau masih dalam jalan menuju sukses. Sedangkan bisnismen yang satunya adalah pak B yang sudah sangat sukses dan berhasil dalam bisnisnya.
Pada suatu hari pak A ini berpikir:
“kenapa yah saya kok gak sukses-sukses seperti pak B ?”. Karena ingin pertanyaannya terjawab maka pak A berpikir untuk berkunjung ke rumah pak B agar bisa bertanya langsung apa saja kiat-kiat sukses seperti pak B.
Pak A, bertanya
“Kenapa sih saya tidak sukses seperti anda ? Adakah tips dan trik bapak agar saya bisa sukses seperti anda dan apa solusi untuk jalan buntu bisnis saya ini pak ?”.
Pak B langsung
mengajak Pak A untuk mencari botol Aqua, lalat dan juga lebah. Sementara itu Pak A cukup bingung dengan apa yang di lakukan Pak B ini.
Nah ….
setelah mendapatkan botol Aqua, lalat dan lebah langsung saja pak B memasukkan lalat dan lebah tadi ke dalam botol itu. Maka terlihat dengan jelas aktivitas si lalat dan si lebah di dalam botol aqua tersebut. Si lebah karena merasa dikurung, ia ingin keluar tetapi yang ia pilih jalan keluarnya adalah dasar botol aqua tadi. Padahal hal itu jelas-jelas tidak akan membantunya. Karena kelelahan menembus dasar botol tadi akhirnya si lebah mati. Nah …sekarang apa yang dilakukan oleh si lalat ?? Lalat tadi berputar-putar mengelilingi botol dari dasar botol aqua, terbang terus keatas dan akhirnya sampai ke atas botol dan akhirnya bisa keluar dari botol itu.
Kemudian Pak B tadi menjelaskan
kepada pak A bahwa “seperti itulah kita ini pak A, jika kita berprinsip pada sifat lebah yang tetap ngotot padahal sudah tahu jalan itu buntu, namun tetap ngotot mau menembusnya, maka yang akan kita dapat hanyalah kegagalan demi kegagalan. Maka jadilah seperti lalat yang bisa mencari jalan alternatif saat berada dalam kesulitan”, kata Pak B.
Apa hikmahnya? kita dapat kesimpulan dari cerita diatas yaitu bahwa saat bisnis kita menemui jalan buntu dan mengalami kegagalan demi kegagalan, bukan berarti kita harus putus asa. Tapi kita harus mencari jalan alternatif lain untuk mencapai kesuksesan kita. Mungkin kita bisa berganti bidang dengan bisnis yang lain, yang lebih kita kuasai daripada bisnis sebelumnya.
Berhentilah bertanya bagaiamana caranya mendapatkan keinginan kita. Karena jawaban yang akan kita dapatkan adalah BERUSAHALAH.
Read more...

Selasa, 10 Januari 2012

Dibalik Bisnis Event Organizer

1 komentar

Jasa dan peranan Event Organizer saat ini semakin banyak dibutuhkan seiring dengan pesatnya pertumbuhan bisnis yang membutuhkan pengelolaan terhadap sebuah acara semakin tinggi, dalam hal ini adalah jasa Event Organizer yang profesional.
Untuk mencapai sukses dalam jasa event organizer, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Memiliki konsep yang kreatif dan ide yang bisa dipresentasikan ke klien, atau bisa juga dipadukuan dengan konsep dari klien itu sendiri. Bahkan juga memungkinkan, konsep sebuah acara berasal dari klien itu sendiri. Jadi kita hanya membantu mmereka dalam pengadaan acara tersebut.
Jasa event organizer membuat klien atau penggunanya merasa nyaman dalam membuat sebuah acara. sukses atau tidaknya acara juga ditentukan oleh jasa event organizer ini. Event organizer yang baik selalu memiliki persiapan yang matang. Dengan konsep yang tertata rapi dan persiapan acara sedari dini dan memiliki penanganan khusus terhadap hal atau kasus yang mendadak.
Untuk mengadakan sebuah acara diperlukan modal yang cukup besar, hal ini harus diperhitungkan sebelum mengadakan kontrak dengan klien. Semakin besar acara semakin besar juga dana yang di butuhkan, Ada baiknya jika dana terbatas, Anda bisa membuat acara sehemat mungkin tanpa menghilangkan tujuan dari acara tersebut.
Semoga pengetahuan tentang bisnis EO ini dapat membuka wawasan Anda.
Read more...